Pages

Labels

Tuesday, November 13, 2012

MANUSIA DAN KEADILAN

 
MANUSIA DAN KEADILAN
Dalam kehidupan manusia membutuhkan keadilan, karna manusia terkadang pernah mengalami yang namanya perlakuan tidak adil. Tidak hanya manusia yang membutuhkan keadilan, tetapi Negara juga membutuhkan perlakuan adil, Negara pun membutuhkan keadilan untuk bisa menjadi Negara yang maju yang bisa mensejahterakan penduduknya secara adil dan merata.
A. Arti Keadilan
Menurut kamus umum bahasa indonesia susunan W.J.S Poerwadarminta, kata adil berarti tidak berat sebelah atau memihak manapun tidak sewenang-wenang. Sedangkan menurut istilah keadilan adalah  pengakuan dan perlakukan yang seimbang antara hak dan kewajiban.

Keadilan menurut aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia, ada berbagai macam keadilan yaitu :
  1. Keadilan legal atau keadilan moral
Yaitu merupakan subtansi rohani umum dari masyarakat yang mebuat dan menjadi kesatuannya.
  1. Keadilan distributive
Yaitu keadilan ini akan terlaksana apabila hal-hal yang sama dilakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama.
  1. Keadilan komutatif
Yaitu keadilan ini merupakan asa pertahun dan ketertiban dalam masyarakat
Keadilan itu sendiri memiliki sifat yang bersebrangan dengan dusta atau kecurangan. Dimana kecurangan sangat identik dengan perbuatan yang tidak baik dan tidak jujur. Atau dengan kata lain apa yang dikatakan tidak sama dengan apa yang dilakukan.
Kecurangan pada dasarnya merupakan penyakit hati yang dapat menjadikan orang tersebut menjadi serakah, tamak, rakus, iri hati, matrealistis serta sulit untuk membedakan antara hitam dan putih lagi dan mengkesampingkan nurani dan sisi moralitas.
Ada beberapa faktor yang dapat menimbulkan kecurangan antara lain ;
1.   Faktor ekonomi. Setiap berhak hidup layah dan membahagiakan dirinya. Terkadang untuk mewujudkan hal tersebut kita sebagai mahluk lemah, tempat salah dan dosa, sangat rentan sekali dengan hal – hal pintas dalam merealisasikan apa yang kita inginkan dan pikirkan. Menghalalkan segala cara untuk mencapai sebuah tujuan semu tanpa melihat orang lain disekelilingnya.
2.   Faktor Peradaban dan Kebudayaan sangat mempengaruhi dari sikapdan mentalitas individu yang terdapat didalamnya “system kebudayaan” meski terkadang halini tidak selalu mutlak. Keadilan dan kecurangan merupakan sikap mental yang membutuhkan keberanian dan sportifitas. Pergeseran moral saat ini memicu terjadinya pergeseran nurani hamper pada setiapindividu didalamnya sehingga sangat sulit sekali untuk menentukan dan bahkan menegakan keadilan.
3.   Teknis. Hal ini juga sangat dapat menentukan arah kebijakan bahkan keadilan itu sendiri. Terkadang untuk dapat bersikapadil,kita pun mengedepankan aspek perasaan atau kekeluargaan sehingga sangat sulit sekali untuk dilakukan. Atau bahkan mempertahankan keadilan kita sendiri harus bersikap salah dan berkata bohong agar tidak melukai perasaan orang lain. Dengan kata lian kita sebagai bangsa timur yang sangat sopan dan santun.
4.   dan lain sebagainya.
Keadilan dan kecurangaan atau ketidakadilan tidak akan dapat berjalan dalam waktu bersamaan karena kedua sangat bertolak belakang dan berseberangan.
PEMULIHAN NAMA BAIK
Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menajaga dengan hati-hati agar  namanya baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagi orang/tetangga disekitarnya adalah suatu kebanggaan batin yang tak ternilai harganya. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan. Atau boleh dikatakan bama baik atau tidak baik ini adalah tingkah laku atau perbuatannya. Yang dimaksud dengan tingkah laku dan perbuatan itu, antara lain cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin pribadi, cara menghadapi orang, perbuatan-perbuatan yang dihalalkan agama dan sebagainya. Pada hakekatnya pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya; bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan ahlak yang baik. Untuk memulihkan nama baik manusia harus tobat atau minta maaf. Tobat dan minta maaf tidak hanya dibibir, melainkan harus bertingkah laku yang sopan, ramah, berbuat darma dengan memberikan kebajikan dan pertolongan kepaa sesama hidup yang perlu ditolong dengan penuh kasih sayang , tanpa pamrin, takwa terhadap Tuhan dan mempunyai sikap rela, tawakal, jujur, adil dan budi luhur selalu dipupuk
B. Arti Kejujuran
Kejujuran atau jujur adalah sifat yang berarti sesuai dengan kenyataan. Seseorang dapat dikatakan jujur apabila seseorang tersebut berkata sesuai dengan hati nuraninya, dan apa yang dikatakannya itu adalah sesuai dengan kenyataan. Orang yang jujur sudah pasti orang yang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan tercela. Jujur memberikan dampak positif untuk ketentraman hati, serta mensucikan , dan juga jujur tersebut termasuk perilaku yang disukai oleh Tuhan YME. Oleh karena itu, Tuhan menyukai orang orang yang menepati janji atau kesanggupan yang terucap dari sebuah kata-kata ataupun masih terkandung dalam hati yang berupa niat atau kehendak.
c. Arti Pembalasan
Pembalasan termasuk perbuatan yang tercela, peruatan tersebut sangat tidak disukai oleh siapapun. Pembalasan tersebut berasal dari suatu reaksi atar perbuatan orang lain. reaksi tersebut bisa berupa perbuatan atau tingkah laku yang sama, Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat mendapat pembalasan yang bersahabat. Sebaliknya pergaulan yang penuh kecurigaan menimbvulkan balasan yang tidak bersahabat pula. Pada dasarnya, manusia adalah makhluk moral dan makhluk social. Dalam bergaul manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu. Bila manusia berbuat amoral, lingkunganlah yang menyebabkannya. Perbuatan amoral pada hakekatnya adalah perbuatan yang melanggar atau memperkosa hak dan kewajiban manusia.
Referensi:



Monday, October 22, 2012

MANUSIA DAN KEINDAHAN

MANUSIA DAN KEINDAHAN
Teman-teman yang membaca ini pasti mengetahui apa itu definisi dari keindahan, keindahan itu berasal dari kata dasar “indah” sesuatu yang baik ataupun positif bisa juga termasuk keindahan, berikut secara lengkapnya akan dibahas mengenai keindahan.
KEINDAHAN
Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya.keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang sealu bertambah. Yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh perseorangan, waktu dan tempat, kedaerahan, selera mode, kedaerahan atau lokal.

Apakah keindahan Itu ?
Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Dengan kata lain keindahan itu baru dapat dinikmati jika dihubungkan dengan suatu bentuk.
Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan itu dalam bahasa Inggris sering dipergunakan istilah “beauty” (keindahan) dan “the beautiful” (benda atau hal indah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kaang dicampuradukkan saja. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian; yakni

a. keindahan dalam arti luas

b. keindahan dalam arti estetis murni

c. keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya dengan penglihatan

Keindahan dalam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan. Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah dan hukum yang indah, sedang Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang selain baik juga menyenangkan. Plotinus menulis tentang ilmu yang indah, kebajikan yang indah. Orang Yunani dulu berbicara juga tentang buah pikiran yang indah dan dapat kebiasaan yang indah.
           
Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuat. Sedang keindahan dalam arti terbatas lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda-benda yang dengan penglihatan, yakni berupa keindahan dari bentuk dan warna.

Nilai estetik.
Dalam rangka teori umum tentang nilai The Liang gie menjelaskan bahwa pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral, nilai ekonomik, nilai pendidikan dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segaa sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Nilai adalah suatu relaitas psikologis yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada bendanya itu sendiri. Nilai itu oleh orang dipercaya pada sesuatu benda sampai terbukti ketidakbenarannya.
Apa sebab manusia menciptakan keindahan ?

1. Tata nilai yang telah usang

2. Kemerosotan zaman

3. Penderitaan Manusia

4. Keagungan Tuhan

Teori Pengungkapan.
Dalil teori ini ialah bahwa “arts is an expresition of human feeling” ( seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia) Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan karya seni. Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) Beliau antara lain menyatakan bahwa “Seni adalah pengungkapan pesan-pesan) expression adalah sama dengan intuition, dan intuisi adalah pegnetahuan intuitif yang diperoleh melalui penghayatan tentang hal-hal individual yang menghasilkan gambaran (angan-angan).
Teori Metafisik
Teori seni yang bercotak metafisik merupakan salah satu contoh teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karyanya untuk sebagian membahas estetik filsafat, konsepsi keindahan dari teori seni. Mengenai sumber seni Plato mengungkapkan suatu teori peniruan (imitation teori). Para ahli estetik dalam abad modern menelaah teori-teori seni dari sudut hubungan karya seni dan alam pikiran penciptanya dengan mempergunakan metode-metode psikologis.
REFERENSI:
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/ilmu-budaya-dasar/manusia-dan-keindahan


Saturday, October 20, 2012

Manusia dan Penderitaan



PENDERITAAN? Emmhh pasti kalian semua tahu bagaimana rasanya menderita. Setiap manusia pasti pernah merasakannya. Saya disini ingin sedikit membahas mengenai manusia dan penderitaan, apa sih penderitaan itu? Klo ditanya kaya gt ya pasti orang-orang akan menjawab “penderitaan ya penderitaan”. Tp tenang, saya tidak akan menjawab seperi itu, penderitaan itu berasal dari kata derita, yang berasal dari bahasa sansekerta dhra yang artinya menahan atau menanggung. Derita itu artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu bisa lahir ataupun batin. Penderitaan pun ada tingkatannya lho, ada berat ada juga yang ringan, namun peranan individu juga menentukan berat ringannya suatu penderitaan.
Selain penderitaan, ada juga yang namanya SIKSAAN
Siksaan diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani, akibat siksaan tersebut, muncullah yang namannya penderitaan.
3 siksaan yang sifatnya psikis misalnya:
-          Kebimbangan
-          Kesepian
-          Ketakutan
KEKALUTAN MENTAL
Penderita kekalutan mental dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental, secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang mengahadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bersikap kurang wajar. Gejala-gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah:
1. Nampak pada jasmani nya sering merasakan pusing, sesak napas, demam, dan nyeri pada lambung
2. Nampak pada kejiwannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati apatis, cemburu dan mudah marah.
Selain itu adapun tahap-tahap gangguan kejiwaan, yaitu :
1. gangguan kejiwaan Nampak dalam gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohaninyya.
2. usaha mempertahankan diri dengan cara negative yaitu mundur/lari, sehingga cara bertahan dirinya salah, pada orang yang menderita gangguan kejiwaan bila menghadapi persoalan justru cepat memecahkan problemnya sehingga tidak menekan perasaannya. Jadi bukan melarikan diri dari persoalan, tetapi melawan atau memecahkan persooalan.
3. kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan.
Sebab-sebab kekalutan mental antara lain :
a. kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
b. terjadinya konflik social budaya
c. cara pematangan batin
Proses proses kekalutan mental yang dialami oleh seseorang mendorong kearah :
1. positif : trauma (luka jiwa) yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup, misalnya melakukan shalat tahajud waktu malam hari untuk memperoleh ketenangan dan mencari jalan keluar untuk mengatasi kesulitan yang dihadapinya, ataupun melakukan kegiatan yang positif
2. negative : trauma yang dialami diperlarutkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan
PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA
A. penderitaan yang timbul karna perbuatan manusia
B. Penderitaan yang timbul karna penyakit, siksaan/azab Tuhan
PENGARUH PENDERITAAN
            Seseorang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh yang bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. sikap yang timbul bisa berupa sikap positif bisa juga negative. Sikap negative misalnya sikap kecewa, putus asa, mau bunuh diri. Sedangkan sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu bagian dari kehidupan. Sikap positif dan negative ini bisa dikomunikasikan sesuai dengan pribadi manusia masing-masing.
Referensi:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...